Minggu, 12 Januari 2014

Muhaimin Tunjuk Dirut Lion Air Rusdi Kirana Jadi Waketum PKB

Jakarta - PKB kini punya petinggi dari kalangan pengusaha kaya. Ketum PKB Muhaimin Iskandar menunjuk Direktur Utama Lion Air Rusdi Kirana (49) jadi wakil ketua umum (waketum) PKB.

"Dari rapat gabungan, rapat pleno DPP PKB, setelah mempertimbangkan aspek sosial budaya, 
masukan dan pertimbangan para kiai dan ulama, rapat memutuskan Pak Rusdi Kirana diangkat ditetapkan sebagai wakil ketua umum DPP PKB," kata Muhaimin dalam konferensi pers di Kantor DPP PKB di Jl Raden Saleh No 9, Jakarta Pusat, Minggu (12/1/2014).

Masuknya Rusdi ke jajaran pengurus elite PKB sangat mengagetkan. Karena ini tak terdengar gaung Rusdi -- yang masuk daftar orang terkaya di Indonesia -- sebagai elite PKB.

"Pengumuman ini menandai era baru, bergabungnya pengusaha di DPP PKB, Pak Rusdi mewakili saya, karena saya menteri sibuk, jadi partai ini harus ada yang mengurus," kata Muhaimin.

"Pak Rusdi mengatakan siap menjalankan tugasnya sebgai waketum, semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan kelancaran dan kesuksesan," lanjutnya.

Dia menjanjikan salah satu pengusaha terkaya di Indonesia itu bakal mengangkat nama PKB. "Pak Rusdi ingin melayani perjuangan NU dan melanjutkan visi Gus Dur, sebagai pecinta Gus Dur persis PKB dan melayani NU," tandasnya.
suber info detik.com


Eks Ketua Panwaslu DKI Jakarta Jadi Timses Rhoma, PKB: Kami Tak Ikut-Ikutan


Jakarta - Eks Ketua Panwaslu DKI Jakarta Ramdansyah menjadi tim sukses pencapresan Rhoma Irama. Ketua Fraksi PKB DPR RI Marwan Jafar menyatakan hal tersebut urusan pribadi Rhoma Irama.

"Itu urusan pribadi tim sukses Rhoma Irama, PKB tidak ikut-ikutan," ujar Marwan kepada detikcom, Minggu (12/1/2014).

Ramdansyah dipecat oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu karena tidak netral dalam menjalankan tugasnya di Pilkada DKI Jakarta pada 2012. Keputusan pemecatan Ramdansyah ditetapkan pada sidang DKPP, Rabu (31/10/2012) yang merupakan tindak lanjut dari pengaduan oleh Partai Gerindra.

"Menjadi tim sukses tidak masalah karena tidak melanggar undang-undang, tetapi kalau mencari tim sukses sebaiknya tidak bermasalah dan punya kemampuan yang baik menjadi tim sukses," imbuh Marwan.

Marwan menyebut keberadaan Ramdansyah sebagai tim sukses Rhoma Irama tak akan berpengaruh terhadap PKB. Pasalnya tak ada hubungan baik struktural maupun kordinatif antara pihak PKB dengan tim sukses Rhoma Irama.

"Kami nggak kenal sama dia, jadi tidak ada masalah," tutup Marwan.

0 komentar:

Posting Komentar